Showing posts with label Berita Terbaru. Show all posts
Showing posts with label Berita Terbaru. Show all posts

Saturday, May 21, 2016

Polisi Tangkap Pasutri Pemain Film Porno di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap Pasutri Pemain Film Porno di Jakarta Selatan - Polres Jakarta Selatan menangkap pasangan suami istri pemain film porno di apartemen kawasan Jakarta Selatan. Tak hanya jadi bintang film porno, pihak perempuan juga bisa di-booking. Wakasat Reskrim Jakarta Selatan Kompol Murgianto mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan penyelidikan dari patroli cyber pihaknya yang mengendus praktik layanan seksual.

Polisi Tangkap Pasutri Pemain Film Porno di Jakarta Selatan

"Penangkapan dilakukan Kamis (19/5/2016) sekitar pukul 21.15 WIB. Mereka suami istri yang telah mempunyai anak yang masih balita. Proses penangkapan dilakukan di apartemen Gateway, Pesanggrahan, Jakarta Selatan," ujar Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Murgianto di kantornya, Jumat (20/5/2016).

Keduanya juga kerap melakukan perbuatan mesum dengan cara mempertontonkan adegan porno pada orang lain. 

Tak cuma itu, sang suami membiarkan pelanggannya berhubungan intim dengan sang istri. Perbuatan tak senonoh itu di tarif Rp. 800 ribu.

Namun ada syarat khusus bagi orang yang ingin membooking pasutri mesum ini. Apa itu?

Mereka tak lantas menerima pelanggan asal-asalan. Mereka menetapkan bahwa pelanggannya haruslah yang sudah bekerja. Sebab, tak mau ada pelanggan yang masih pelajar lantaran takut tak dibayar.

Baca Juga Berita Lainnya:

Pasutri pemain film porno itu, memasang iklan di dunia maya. Mereka beriklan untuk mempertontonkan hubungan badan.

Mereka mempertontonkan hubungan badan secara langsung. Pelanggan yang menonton juga bisa turut serta berhubungan badan dengan pemain wanitanya.

Murgianto mengatakan penyelidikan dilakukan setelah anggota undercover. Sejumlah barang bukti berhasil disita dari unit apartemen tersebut.

"Barang bukti yang kami sita uang tunai Rp 1,5 juta, pakaian dalam, kemudian alat kontrasepsi (kondom) dan handphone yang digunakan untuk mereka pertunjukkan hubungan badan itu," jelas Kompol Murgianto.

"Keduanya kami jerat pasal 34 dan pasal 36 UU No. 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Kami masih dalami lapak di internetnya itu, tak menutup kemungkinan adanya lapak-lapak yang sama seperti kedua pasutri itu," pungkasnya.
Read More

Friday, May 13, 2016

Heboh, Jenglot Ditemukan di Kepulauan Seribu

Heboh, Jenglot Ditemukan di Kepulauan Seribu - Penemuan Jenglot menghebohkan warga Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Saat ditemukan, Jenglot tersebut ada di dalam sebuah stoples yang memiliki bentuk seperti manusia yang sedang duduk bersila.

Heboh, Jenglot Ditemukan di Kepulauan Seribu

Jenglot ini ditemukan di Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kamis (12/5/2016) pagi. Jenglot ini ditemukan seorang petugas PPSU di taman terpadu Pulau Harapan yang dipercaya memiliki kekuatan mistis.

"Benar ada Jenglot berukuran kecil. Saat itu Hendra sedang membersihkan lokasi taman terpadu sekitar pukul 07.00 WIB," kata Lurah Pulau Harapan Yulihardi saat dihubungi dari Jakarta Utara, Kamis 12 Mei 2016.

Yulihardi melanjutkan, sosok Jenglot itu terbilang menyeramkan, lantaran ketika ditemukan Jenglot tersebut berukuran sebesar kepal tangan orang dewasa. Tubuhnya berwarna hitam, gigi bertaring, rambut terurai, serta kuku kaki dan tangan yang dibiarkan memanjang. Ditambah dengan bungkusan kain kafan yang menyelimuti tubuh Jenglot.

Tinggi Jenglot tersebut diperkirakan 15 cm, berkulit gelap dengan tekstur kasar seperti mumi. Wajahnya seperti tengkorak, rambutnya panjang dan kuku tangannya melingkari perut.

“Badannya sama seperti yang kita lihat sehari-hari di TV. Tak ada bedanya,” terang Yulihardi.

Penemuan Jenglot tersebut menyebar hingga sempat menjadi tontonan warga yang tinggal di Pulau Harapan. “Sosok Jenglot menyeramkan itu justru menarik perhatian warga yang tinggal di Pulau Harapan, serta wisatawan asing yang tengah berwisata.

Sebagian warga tak hanya sekedar melihat-lihat saja, justru malah warga foto-foto makhluk kerdil itu. Mereka juga pegang-pegang, tapi anak kecil tidak diperbolehkan,” ucapnya.

Karena warga resah anggota Polres Kepulauan Seribu kemudian mengamankan Jenglot tersebut ke Mapolres Kepulauan Seribu.

Banyak warga yang mengikuti proses pemindahan lantaran penasaran dengan sosok Jenglot. Banyak warga yang mengabadikan sosok yang memiliki gigi taring dan berkuku panjang itu.


Jenglot itu selalu dikaitkan dengan hal-hal yang mistis atau ilmu hitam. Bahkan dianggap juga sebagai jelmaan orang sakti yang ingin hidup abadi.
Read More

Monday, May 9, 2016

Fakta di Balik Pemerkosaan Yuyun

Fakta di Balik Pemerkosaan Yuyun - Kasus pemerkosaan di Bengkulu yang memakan korban seorang pelajar bernama Yuyun menuai keprihatinan publik. Gadis remaja berusia 14 tahun itu harus meregang nyawa akibat perbuatan tidak terpuji dari belasan remaja yang tidak bertanggung jawab.

Yuyun tewas usai diperkosa 14 pemuda mabuk di desanya. Tubuh mungilnya menderita dan meninggal dengan menyisakan luka mendalam untuk keluarga.

Fakta di Balik Pemerkosaan Yuyun

Beberapa fakta pun terungkap dibalik kasus yang memilukan itu. Berikut ini sejumlah fakta terhimpun di balik pemerkosaan Yuyun, seorang gadis remaja kelas I SMPN 5 Padang Ulak Tanding Bengkulu yang tewas diperkosa:

Kasus Terungkap Setelah Sebulan Lamanya


Kematian Yuyun rupanya sudah terjadi sejak bulan April tepatnya pada tanggal 2 April 2016. Sejumlah media lokal sudah memberitakan kematian Yuyun, akan tetapi berita ini mendadak viral dengan tagar nyala untuk Yuyun pada awal Mei 2016.

Para Pelaku Terpengaruh Oleh Minuman Keras


Pelaku pemerkosaan Yuyun adalah 14 pemuda di Desanya. Sebelum memperkosa Yuyun, para pelaku meminum minuman keras jenis tuak secara bersama. Selanjutnya dalam kondisi mabuk mereka menghadang Yuyun yang tengah berjalan sepulang sekolah.

Yuyun Diperkosa Secara Berulang


Hasil visum tubuh Yuyun menunjukkan kemaluannya mengalami kerusakan, merujuk dari pengakuan tersangka beberapa diantaranya mengaku memperkosa Yuyun secara berulang dua hingga tiga kali.

Yuyun Tewas Saat Diperkosa


Visum dokter menunjukkan Yuyun sebenarnya sudah tewas saat masih diperkosa oleh para pelaku, sehingga para pelaku yang mengikat Yuyun dan memperkosanya saat ia sudah menjadi mayat.

Yuyun Memiliki Saudara Kembar


Yuyun selama ini tinggal di desa hanya bersama dengan saudara kembarnya yang bernama Yayan. Kedua orang tuanya tinggal berpisah di ladang, namun kedua orang tuanya selalu memantau keberadaan anak mereka.

Korban Diketahui Sebagai Anak yang Berprestasi


Yuyun diketahui merupakan salah satu siswi yang berprestasi di sekolahnya. Bahkan sebelum kematiannya, Yuyun pulang dengan membawa sebuah bendera merah putih untuk persiapan upacara pada Senin pagi di sekolahnya.


Itulah beberapa Fakta Dibalik Pemerkosaan Yuyun, seorang gadis remaja berusia 14 tahun yang tewas diperkosa oleh 14 pemuda mabuk.
Read More

Friday, November 6, 2015

Ahok Sebut Dinas Kebersihan Tak Pernah Becus Urus Sampah

Ahok Sebut Dinas Kebersihan Tak Pernah Becus Urus Sampah - Dinas Kebersihan DKI Jakarta kini disorot Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sebab sudah berulang kali Pemprov DKI Jakarta gagal membangun pengelolaan sampah. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan penyebab gagalnya pembangunan pengolahan sampah karena kinerja Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang jauh dari harapannya.

Ahok Sebut Dinas Kebersihan Tak Pernah Becus Urus Sampah

Dia menilai, di Dinas Kebersihan terlalu banyak oknum yang bermain curang dalam proyek pengolahan sampah. Padahal, rencana pengolahan sampah secara mandiri telah masuk dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta No 3 tahun 2013 tentang Pengolahan Sampah.

Hal itu pula, kata Basuki, yang menjadi alasan dirinya sering merombak jabatan Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Sebenarnya, yang Ahok harapkan adalah mekanisme pengolahan sampah pribadi tidaklah rumit. Misalnya warga DKI dipermudah dengan pengolahan sampah yang diambil alih Pemprov DKI meskipun harus membayar. Namun, faktanya menurut Ahok, selama ini banyak oknum yang bermain sehingga rencana tersebut selalu gagal terealisasi.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan sejak dipegang swasta, pengelolaan sampah DKI jauh dari harapan. Buruknya pelayanan membuat tidak efisiennya anggaran yang dikeluarkan.

"Maunya kita kan gini, misalnya contoh, saya tinggal di Pluit, perumahan saya. Saya bayar uang sampah mahal kepada si pengembang. Yang ngambil sampah mobil siapa? Mobil kebersihan. Harusnya mereka kirim kan, dia tinggal nembak sopir," jelasnya.

"Makanya saya bilang kalau model gitu udah ada Perda, langsung aja nanti kamu langsung bayar ke kita kan, resmi kan," tutup mantan Politisi Gerindra ini.

"Ini saya liat kenyamanan puluhan tahun yang terganggu. Dulu bayangin ngangkat sampah dari sungai di manggarai semua pintu air itu anggaran Rp 400 miliar setahun. Oktober udah habis duitnya minta Rp 200 miliar lagi, berarti total hampir Rp 600 miliar," tegasnya.

Oleh sebab itu, Ahok berencana membuat TPST sendiri di wilayah DKI Jakarta, akan membuat incinerator di 5 titik di Jakarta. Hal tersebut dilakukan Ahok sebagai upaya untuk mengambil alih pengolahan sampah oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :

"Makanya saya tugaskan Jakpro kamu harus bangun besok. Jakpro masih bilang ini itu, saya udah ancem 'kamu bisa bangun gak?" tambahnya.
Read More

Thursday, September 10, 2015

Ahok Yakin Proyek LRT Tak Akan Mangkrak Seperti Monorel

Ahok Yakin Proyek LRT Tak Akan Mangkrak Seperti Monorel - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dirinya yakin jika pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) akan mampu diselesaikan, dan tidak bernasib seperti monorel, yang mangkrak di tengah jalan.

Ahok Yakin Proyek LRT Tak Akan Mangkrak Seperti Monorel

"Oh tidak (seperti monorel), ini LRT pasti jalan," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di kantornya usai buka bersama para pengusaha DKI Jakarta yang tergabung di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Jakarta Raya (Jaya).

Ahok juga menuturkan bahwa untuk memulai sesuatu itu tak masalah, sebab sesuatu yang dimulai ini sama sekali tak ada masalah, alias mulai dari nol. Jika monorel dulu memang telah ada masalah sehingga harus di urai dan untuk mengkaji setiap masalah juga tak mudah serta juga belum rampung.


Ahok mengungkapkan, bahwa monorel berbeda dengan LRT, proyek monorel begitu banyak masalah. Saking banyaknya masalah, sehingga sulit mengurai untuk melanjutkan monorel.

Ahok menjelaskan, sejak dirinya dan Joko Widodo dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur, keduanya sudah sepakat akan membangun transportasi massal. Jokowi bahkan sudah ke Istana Negara untuk membicarakan rencana tersebut dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Baca Juga : Masa Pensiun SBY Tidak Nyaman)

"Sekarang beruntung, Pak Jokowi sudah ke sana (istana), rapat berapa kali (dengan mantan Presiden SBY), kita sudah ketemu formula, nah saya kira sudah cocok," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (9/9).

Ahok menjelaskan, pembangunan rel akan dikerjakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Sementara untuk pengadaan kereta akan dilelang.

Saat ini tarif LRT masih dihitung, tapi Ahok menyebut tarifnya kisaran tengah dari Rp 10.000 dan Rp 20.000.

"Rp 15.000 lah, jadi antara Rp 10.000-20.000," jelasnya.

Untuk pembangunan rel ini akan dikerjakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Sementara untuk pengadaan kereta akan dilelang, tanggap Ahok selanjutnya.

Dalam Proyek ini PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor besar telah resmi untuk memulai pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT), yang ditandai dengan pemancangan tiang pancang (groundbreaking) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/9) pukul 09.00 WIB.


Tahap pertama proyek itu meliputi rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 24,2 kilometer. Sementara, tahap selanjutnya meliputi Bekasi Timur-Cawang-Dukuh Atas sepanjang 17,9 kilometer.
Read More

Kabut Asap Kembali Menebal, Sekolah di Palembang Diliburkan

Kabut Asap Kembali Menebal, Sekolah di Palembang Diliburkan - Kabut asap yang semakin menebal akibat kebakaran hutan dan lahan, membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah di Kota Palembang, Sumatera Selatan, diliburkan. Sekolah diliburkan terhitung mulai Kamis hingga Sabtu (12/9). Libur bisa saja diperpanjang jika asap makin tebal.

Kabut Asap Kembali Menebal, Sekolah di Palembang Diliburkan

Pantauan di beberapa sekolah, masih ada siswa yang datang ke sekolah, namun setelah beberapa lama mereka kemudian pulang. Hal itu terlihat seperti murid di salah satu sekolah dasar. Mereka banyak yang datang ke sekolah dan setelah itu pulang ke rumah masing-masing.


Begitu juga dengan salah satu SMP di Kecamatan Kalidoni. Para siswa dibariskan terlebih dahulu kemudian diumumkan bahwa sekolah diliburkan. "Mulai Kamis hingga Sabtu (12/9), para siswa tidak masuk sekolah sesuai dengan instruksi Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Palembang," kata salah seorang guru di sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Palembang "Ahmad Zulianto" mengungkapkan, sekolah yang diliburkan seluruh jenjang, TK hingga SMA/SMK. Menurutnya, kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi penyakit pernapasan yang bisa saja dialami oleh para pelajar. 

Meski tidak melakukan kegiatan belajar di sekolah, para siswa diharapkan tidak bebas beraktivitas di luar rumah. Siswa disarankan istirahat dan belajar seperti biasa di rumah masing-masing.

"Agar tidak sering berada di luar rumah untuk menghindari asap," ujarnya.

Dia menambahkan, masa meliburkan sekolah bisa saja kembali diperpanjang jika kondisi udara belum normal atau makin memburuk. Sebab, masker yang dipakai dinilai tidak cukup efektif dengan pekatnya asap.

"Kita lihat nanti saja, mudah-mudahan sudah bagus lagi udaranya," pungkasnya.
Read More

Friday, July 31, 2015

Jelang 17 Agustus Pedagang Musiman Bendera Mulai Menjamur

Jelang 17 Agustus Pedagang Musiman Bendera Mulai Menjamur - Mendekati perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI tanggal 17 Agustus 2015 mendatang, di Pekanbaru, pedagang musiman penjual bendera  di pinggir jalan bahkan di atas trotoar jalan, mulai menjamur.

Jelang 17 Agustus Pedagang Bendera Mulai Menjamur

Pedagang musiman ini menjajakan dagangan bermacam-macam. Baik itu umbul-umbul warna merah putih, pernak-pernik bendera merah putih dan sejumlah aksesoris lainnya, semua nuansa bendera bangsa Indonesia.

Bahkan ada juga pedagang musiman yang menjajakan dagangannya di setiap lampu merah. Saat mobil berhenti, pedagang musiman ini segera menghampiri kendaraan dan menawarkan dagangannya ke pengemudi maupun penumpang.

Di sini, pedagang lebih banyak menawarkan bendera kecil untuk disematkan pada kendaraan roda dua maupun empat.

Di sepanjang ruas jalan juga banyak menjamur pedagang musiman. Seperti terdapat di ruas jalan Simpang Surabaya, ada belasan pedagang bendera yang rata-rata masih anak-anak.

Seorang pedagang, Roni (16) mengaku, mulai berdagang aksesoris ini sejak pertengahan Juli lalu. Dia mengaku berjualan ini untuk sekadar menambah uang saku bersama rekan-rekannya.

"Ni kan kesempatan menjelang 17 Agustus, hitung-hitung nampah uang jajan, makanya kami jualan ini," katanya di Banda Aceh, Kamis (30/7).

Adapun harga yang dibanderol bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 250.000. harga barang tersebut tergantung ukuran dan bahan yang digunakan.

"Semua tergantung jenis bahan dan ukuran, kalau benderanya lebih dari dua meter harganya sudah beda, namun masih bisa ditawar kok. Tapi yang dijual di persimpangan buat kendaraan bermotor itu murah kok bang," katanya.

Herianto, seorang penjual lainnya yang telah berjualan bendera dua tahun belakangan ini, mengaku omzet yang didapatkan tidak bisa diprediksi. Dia mengaku selama berjualan bendera omzet yang diperolehnya bisa mencapai Rp 2 juta.

"Kalau tahun kemarin agak sepi, karena berbarengan dengan puasa, tapi entah untuk tahun ini, semoga saja ramai pembelinya," harapnya.
Read More